Pendidikan kurang tepat jika mengambil pengandaian seperti semua hewan harus punya keahlian memanjat pohon. Besar kesalahan pengandaian ini. bahwa beberapa orang hanya pandai dalam beberapa hal, sementara beberapa yang lain tidak. Gagasan ini bertentangan dengan pendidikan, karena tujuan belajar secara keseluruhan adalah "Anda dapat mempelajari berbagai hal".
Kutipan ini bertentangan dengan kepercayaan
umum bahwa seseorang tidak harus menjadi "Jenius Matematika" untuk
memahami Kabataku. Atau seseorang tidak harus memiiki "Wawasan Bahasa
Indonesia yang luas" untuk menganalisis cerita Si Kancil yang Bijak. Anda
hanya perlu bekerja keras dan belajar cara melakukannya.
Kutipan Ikan tidak bisa menjadi tolak ukur
pendidikan. Kutipan ini menggunakan perbandingan yang sama sekali berbeda.
Lihat saja, membandingkan suatu sistem pendidikan untuk berbagai jenis
hewan dengan sistem pendidikan untuk manusia. Saat ini kita berbicara
tentang pendidikan untuk manusia, bukan pendidikan antar spesies hewan yang
sangat berbeda secara fundamental. Sistem pendidikan kita-manusia-sama sekali
berbeda dengan ilustrasi kutipan tersebut. Penulis paham, tujuan ilustrasi
hiperbola tersebut untuk menunjukkan bahwa suatu sistem uji yang disamaratakan
cenderung tidak adil. Saya sepakat ujian yang disamaratakan cendrung tidak
adil.